Halaman

Home

Tampilkan postingan dengan label Inovasi PBM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inovasi PBM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Februari 2026

Membuat MPI "Ajaib" dengan Prompt AI di Canva

Halo Bapak dan Ibu Guru! Sekarang kita masuk ke level selanjutnya: Membuat MPI menggunakan asisten AI. Kita tidak lagi menyusun gambar satu-satu, tapi kita akan memberikan "instruksi kode" atau prompt kepada AI Canva untuk menyiapkan materi, gambar, bahkan struktur halaman secara otomatis.

Sebelum praktik, berikut tampilan MPI yang telah berhasil saya buat dari canva AI

Canva MPI IPA Kelas 7 Klasifikasi dan Karakteristik Makhluk Hidup 

Contoh pembelajaran mandiri dengan menggunakan MPI telah dibagikan ke murid melalui link kedua blog berikut yang isinya keduanya sama 


https://biologiipasmp.blogspot.com/2026/02/ipa-seru-bongkar-rahasia-klasifikasi.html

https://firmanbiologi.wordpress.com/2026/02/18/ipa-seru-bongkar-rahasia-klasifikasi-makhluk-hidup-lewat-mpi-interaktif/

Berikut adalah langkah praktis untuk guru yang ingin mencoba Canva AI (Magic Studio):

Langkah 1: Membuka Fitur "Magic Media" & "Magic Write"

  1. Buka Canva dan pilih desain Situs Web.

  2. Di sisi kiri, klik menu "Sihir" atau "Magic Studio" (ikon bintang-bintang).

  3. Pilih "Tulisan Ajaib" (Magic Write) untuk narasi, atau "Media Ajaib" (Magic Media) untuk membuat gambar/elemen visual unik yang belum pernah ada sebelumnya.

Langkah 2: Menggunakan "Code Prompt" (Instruksi Khusus)

Untuk membuat MPI yang terstruktur, Bapak/Ibu jangan hanya menulis "Buat materi IPA". Gunakan Prompt Terstruktur (seperti menulis kode perintah) agar AI memberikan hasil maksimal.

Gunakan Prompt ini di menu "Tulisan Ajaib":

"Bertindaklah sebagai ahli pengembang media pembelajaran (Instructional Designer). Buatkan struktur konten untuk Media Pembelajaran Interaktif (MPI) materi [Sebutkan Materi, misal: Klasifikasi Makhluk Hidup]. Struktur harus terdiri dari: 1. Halaman Judul Menarik, 2. Menu Navigasi, 3. Penjelasan Konsep Singkat, 4. Studi Kasus, dan 5. Pertanyaan Refleksi. Gunakan bahasa yang interaktif untuk siswa SMP."

Gunakan Prompt ini di menu "Media Ajaib" (Text-to-Image):

"Ilustrasi mikroskopis bakteri dan jamur dalam gaya desain website edukasi yang clean, warna cerah, minimalis, high quality, 4k."

Langkah 3: Menata Hasil AI ke dalam Menu Navigasi

  1. Setelah AI memberikan teks narasinya, salin ke halaman-halaman Canva Anda.

  2. Gunakan fitur "Tata Letak Ajaib" (Magic Design) untuk otomatis merapikan teks tersebut menjadi desain yang cantik.

  3. Hubungkan tiap halaman dengan fitur Tautan (seperti yang kita bahas sebelumnya) agar navigasi antar-halaman (Home, Materi, Kuis) berjalan lancar.


Cara Membagikan MPI Hasil AI ke Murid

Setelah MPI "hasil kolaborasi dengan AI" ini selesai, saatnya membagikan:

  1. Klik Terbitkan Situs Web di pojok kanan atas.

  2. Pilih "Domain Gratis".

  3. Di bagian "Privasi", pastikan Anda tidak mencentang "Sembunyikan dari mesin pencari" jika ingin mudah diakses, tapi aktifkan perlindungan kata sandi jika Bapak/Ibu ingin materi ini eksklusif hanya untuk murid di kelas tertentu.

  4. Klik Terbitkan, lalu salin link-nya.


Mengapa Guru Harus Pakai Cara AI Ini?

  • Hemat Waktu: Bapak/Ibu tidak perlu mengetik semua materi dari buku.

  • Visual Unik: Gambar yang dihasilkan AI (Magic Media) tidak akan ada yang menyamai di internet.

  • Lebih Relevan: AI bisa menyesuaikan bahasa materi dengan usia murid (SD, SMP, atau SMA) hanya dengan satu baris perintah.

Beirkut Draft Prompt Lengkap yang dirancang khusus untuk Anda gunakan di fitur AI Canva (seperti Magic Write untuk teks dan Magic Media untuk gambar).

Bapak/Ibu bisa langsung copy-paste prompt di bawah ini ke dalam menu Tulisan Ajaib (Magic Write) dan Media Ajaib di Canva untuk membuat MPI tentang Ekosistem (sebagai contoh).


1. Prompt untuk Struktur Konten (Gunakan di Magic Write)

Gunakan ini untuk membuat seluruh isi teks di setiap halaman MPI Anda.

Prompt: "Saya adalah seorang guru yang sedang membuat Media Pembelajaran Interaktif (MPI) di Canva untuk siswa SMP kelas 7 tentang materi Ekosistem. Buatkan naskah lengkap yang terbagi menjadi 5 halaman:

  1. Halaman Beranda: Judul yang memancing rasa ingin tahu dan kalimat selamat datang.

  2. Halaman Menu: Daftar isi (Komponen Biotik, Abiotik, Rantai Makanan, Kuis).

  3. Materi Utama: Penjelasan singkat dan seru tentang perbedaan komponen biotik dan abiotik dengan contoh nyata di sawah.

  4. Halaman Tantangan: Sebuah kasus pencemaran lingkungan di sungai dan tanyakan 'Apa dampaknya bagi ikan?'.

  5. Halaman Penutup: Kalimat motivasi untuk menjaga alam. Gunakan gaya bahasa yang santai, interaktif, dan mudah dipahami remaja."


2. Prompt untuk Visual/Gambar (Gunakan di Magic Media - Text to Image)

Gunakan ini untuk menciptakan gambar unik buatan AI yang belum pernah ada di Google.

Prompt: "Ilustrasi ekosistem hutan tropis yang sangat detail, gaya desain website edukasi digital, warna hijau yang segar, ada cahaya matahari masuk di sela pohon, kualitas 4k, aspek rasio 16:9, bergaya kartun profesional namun realistis."


3. Cara Mempraktikkannya di Canva (Langkah demi Langkah):

  1. Buka Canva: Pilih desain "Situs Web".

  2. Buat Teks: Klik ikon "Asisten Canva" (ikon bintang di pojok kanan bawah editor) -> pilih Tulisan Ajaib. Tempelkan Prompt 1 di atas.

  3. Buat Gambar: Di menu samping kiri, klik Aplikasi -> cari Media Ajaib. Tempelkan Prompt 2 di atas untuk menghasilkan gambar latar belakang yang keren.

  4. Atur Navigasi (Penting!): * Setelah teks muncul, buatlah tombol (gunakan elemen kotak).

    • Klik kanan pada kotak tersebut -> klik Tautan.

    • Hubungkan ke halaman yang sesuai (misal: tombol "Mulai" ke halaman 2).

  5. Publikasi: Klik Terbitkan Situs Web -> Pilih Domain Gratis -> Klik Lanjutkan.


Tips Berbagi ke Murid:

Setelah klik "Terbitkan", Bapak/Ibu akan mendapatkan link (misal: ekosistem-seru.my.canva.site).

  • Share ke WhatsApp: Langsung tempel link tersebut ke grup kelas.

  • Gunakan QR Code: Di Canva, klik menu Aplikasi -> cari Kode QR. Masukkan link website Anda tadi. Cetak QR code-nya dan tempel di mading kelas agar siswa bisa scan pakai HP masing-masing.

Semoga bermanfaat dan dapat dipratikkan langsung di canva AI.

Sulap Materi Pelajaran Jadi Seru! Panduan Membuat Media Pembelajaran Interaktif (MPI) dengan Gemini AI

Halo Bapak dan Ibu Guru Hebat!

Pernahkah Anda merasa kesulitan membuat bahan ajar yang tidak hanya informatif, tetapi juga bisa mengajak siswa berinteraksi aktif? Biasanya, membuat Media Pembelajaran Interaktif (MPI) membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyusun alur, teks, hingga kuisnya.

Namun, tahukah Anda? Sekarang ada cara yang jauh lebih praktis menggunakan Gemini AI. Melalui fitur "Share" yang Bapak/Ibu lihat di link ini, kita bisa melihat bagaimana Gemini mampu menyusun konten pembelajaran yang terstruktur, interaktif, dan menarik dalam hitungan detik.

Sebelum praktik, berikut tampilan MPI yang telah berhasil saya buat dari gemini google 

Google MPI Kelas 7 Klasifikasi dan Karakteristik Makhluk Hidup 

Contoh pembelajaran mandiri dengan menggunakan MPI telah dibagikan ke murid melalui link kedua blog berikut yang isinya keduanya sama 

https://biologiipasmp.blogspot.com/2026/02/ipa-seru-bongkar-rahasia-klasifikasi.html

https://firmanbiologi.wordpress.com/2026/02/18/ipa-seru-bongkar-rahasia-klasifikasi-makhluk-hidup-lewat-mpi-interaktif/

Mari kita bedah cara membuatnya agar Bapak/Ibu bisa langsung praktik hari ini!


Langkah 1: Menentukan Peran Gemini

Agar hasilnya maksimal, kita harus meminta Gemini menjadi seorang "ahli". Jangan hanya minta "buatkan materi", tapi berikan konteks yang jelas.

Contoh Prompt Utama :

"Halo Gemini, Anda adalah seorang ahli desain instruksional dan pengembang Media Pembelajaran Interaktif (MPI). Saya ingin membuat sebuah materi interaktif untuk siswa kelas [Sebutkan Kelas, misal: 7 SMP] tentang topik [Sebutkan Topik, misal: Ekosistem]. Buatkan narasi pembuka yang menarik, materi inti yang dibagi menjadi beberapa bagian kecil, dan selipkan tantangan atau pertanyaan interaktif di setiap bagian agar siswa tidak bosan."


Langkah 2: Menyusun Konten yang Terfragmentasi

Jangan memberikan semua materi dalam satu teks panjang. Mintalah Gemini membaginya menjadi beberapa "Slide" atau "Bagian".

Contoh Prompt Lanjutan:

"Bagus! Sekarang buatkan struktur kontennya. Saya ingin ada: 1. Apersepsi (kejadian nyata di sekitar siswa), 2. Penjelasan konsep utama dengan analogi sederhana, 3. Kuis interaktif singkat (3 soal pilihan ganda yang memicu berpikir kritis), dan 4. Refleksi di akhir."


Langkah 3: Menambahkan Unsur Interaksi (Gamifikasi)

Inilah kunci dari MPI. Mintalah Gemini membuat skenario di mana siswa harus memilih jawaban atau memberikan pendapat.

Contoh Prompt untuk Interaksi:

"Buatkan sebuah simulasi singkat di dalam teks. Misalnya, jika siswa memilih jawaban A, apa dampaknya bagi ekosistem tersebut, dan jika memilih B, apa yang terjadi. Gunakan gaya bahasa yang menyemangati dan mudah dipahami remaja."


Langkah 4: Visualisasi dan Instruksi Praktik

Jika Bapak/Ibu menggunakan alat seperti Canva, PowerPoint, atau Google Slides untuk merangkai teks dari Gemini, mintalah panduan visualnya juga.

Contoh Prompt Visual:

"Berikan saran visual atau gambar seperti apa yang cocok ditampilkan untuk mendukung setiap bagian teks di atas agar media ini tampil menarik secara visual."


Teknologi bukan untuk menggantikan peran kita sebagai guru, melainkan menjadi "asisten pribadi" yang membantu kita menciptakan pengalaman belajar yang tak terlupakan bagi siswa. Selamat mencoba dan mari terus berinovasi!

Saya contohkan prompt lengkap yang dapat bapak ibu sesuaikan dengan materi pelajaran dan jenjang pendidikannya ya!

Buatkan aplikasi multimedia pembelajaran interaktif (MPI) dengan visualisasi menarik untuk materi "Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk Hidup" yang ditujukan untuk siswa SMP Kelas 7, berdasarkan buku IPA SMP (bila ada link buku teks bisa ditambahkan).
Topik: Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk Hidup.
Target Audiens: Siswa SMP Fase D (Kelas 7).
Fokus Utama: Memahami karakteristik utama makhluk hidup, pentingnya klasifikasi, serta mampu mengidentifikasi dan mengelompokkan organisme berdasarkan sistem klasifikasi yang berlaku.
1. Rangkuman Materi (Karakteristik & Prosedur Klasifikasi)
Naskah yang berfokus pada konsep dasar dan prosedur klasifikasi:
Apa Itu Makhluk Hidup?: Kenalkan tujuh karakteristik dasar makhluk hidup (bernapas, bergerak, tumbuh dan berkembang, peka terhadap rangsang, memerlukan makanan, mengeluarkan zat sisa, berkembang biak). Sertakan contoh visual dari setiap karakteristik.
Mengapa Kita Perlu Mengklasifikasikan?: Jelaskan tujuan klasifikasi (mempermudah pengenalan, mempelajari, dan mengetahui hubungan kekerabatan antar organisme).
Inti Konsep: Taksonomi dan Kunci Determinasi:
Taksonomi: Tampilkan visual hierarki taksonomi (Kingdom, Phylum/Divisi, Class, Ordo, Family, Genus, Species) dengan penjelasan singkat masing-masing tingkatan.
Kunci Determinasi: Jelaskan cara kerja kunci determinasi sebagai alat identifikasi. Tampilkan contoh sederhana kunci determinasi untuk mengidentifikasi beberapa jenis hewan/tumbuhan.
Prosedur Klasifikasi Sederhana: Jelaskan langkah-langkah dalam mengklasifikasikan suatu organisme, dimulai dari observasi karakteristik hingga penggunaan kunci determinasi.
2. Permainan Edukatif (Interaktif)
Rancang permainan interaktif untuk melatih pemahaman karakteristik dan keterampilan klasifikasi.

Tema: "Ekspedisi Klasifikasi" atau "Detektif Kehidupan".
Mekanisme (Contoh: Ekspedisi Klasifikasi):
Tampilkan gambar sebuah organisme (misalnya, gajah).
Siswa harus mengidentifikasi karakteristik yang dimiliki organisme tersebut dengan mengklik ikon atau kotak centang yang sesuai (misal: "Bernapas," "Bergerak," "Memiliki Daun," dll.).
Setelah karakteristik teridentifikasi, siswa diminta menempatkan organisme tersebut ke dalam kelompok takson yang benar (misal: "Kingdom Animalia," "Phylum Chordata," dll.) dengan drag and drop ke dalam kotak klasifikasi yang disediakan.
Interaksi: Jika jawaban benar, akan muncul informasi singkat tentang organisme tersebut. Jika salah, berikan petunjuk atau alasan mengapa jawaban tersebut salah.
Variasi:
Membangun Pohon Filogeni: Siswa diminta menyusun beberapa organisme ke dalam bagan yang menggambarkan hubungan kekerabatan mereka.
Kuis Kunci Determinasi: Berikan gambar beberapa organisme dan kunci determinasi yang harus digunakan siswa untuk mengidentifikasi nama spesiesnya.
3. Asesmen Menarik (Evaluasi)
Rancang soal asesmen interaktif yang menguji pemahaman karakteristik, pentingnya klasifikasi, dan keterampilan mengidentifikasi organisme (10 soal tampil semua).

Isian Singkat (Identifikasi Karakteristik):
Tampilkan gambar beberapa benda (hidup dan tak hidup).
Pertanyaan: "Identifikasi benda mana yang memiliki karakteristik makhluk hidup dan sebutkan 3 karakteristik yang dimilikinya."
Interaksi: Siswa mengetikkan jawaban di kolom yang tersedia.
Visual Klasifikasi (Penempatan Takson):
Tampilkan gambar beberapa hewan/tumbuhan.
Pertanyaan: "Kelompokkan hewan/tumbuhan berikut ke dalam Kingdom yang sesuai."
Interaksi: Siswa menyeret dan meletakkan gambar organisme ke dalam kotak "Kingdom Animalia" atau "Kingdom Plantae."
Soal Cerita Kompleks (Aplikasi Kunci Determinasi):
Teks: "Seorang ilmuwan menemukan organisme baru di hutan hujan Amazon. Organisme tersebut memiliki ciri-ciri: 1) Bergerak bebas, 2) Tidak memiliki dinding sel, 3) Memiliki klorofil. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, ke dalam Kingdom manakah organisme ini sebaiknya diklasifikasikan?"
Interaksi: Pilihan ganda dengan opsi "Monera," "Protista," "Fungi," "Plantae," "Animalia."
Membandingkan & Membedakan:
Tampilkan dua gambar organisme yang berbeda (misal: jamur dan tumbuhan).
Pertanyaan: "Sebutkan 2 perbedaan utama antara organisme A dan organisme B yang mendasari klasifikasi mereka."
Interaksi: Siswa mengetikkan jawaban.
Footer:
Guru Inspiratif Indonesia
SMP Muhammadiyah 5 Surabaya 
© 2026 Media Pembelajaran Interaktif IPA dibuat oleh Alimmatus Firmansyah, M.Pd. 

Tuulisan yang bercetak tebal dan miring dapat diganti sesuai kebutuhan materi, jenjang kelas, nama, dan asal sekolah Bapak/Ibu. 

Semoga bermanfaat! Segera dapat ripratekkan di gemini google. 

Kamis, 25 Juli 2024

Unleash Your Inner Detective: Solving the Human Organs Mystery

Hey there, science buffs! Ready for an exciting adventure that mixes learning and fun? Buckle up, because we're about to dive into the amazing world of human organs through an interactive word search puzzle.

As you gear up for your upcoming IPA Matrikulasi quiz, it's essential to understand the cool stuff that happens inside our bodies. And what better way to do that than by turning learning into a game?

Introducing the Human Organs Word Search
Imagine this: you're a skilled detective on a mission to uncover the hidden secrets of the human body. Your weapon of choice? A word search puzzle packed with organ-related terms.

How to Play:

  1. Klik the game below or klik https://wordwall.net/resource/75919481

  2. Scan the scene: Carefully look at the grid of letters, searching for the hidden organ names.

  3. Circle the suspects: Once you spot an organ name, circle it with excitement.

  4. Solve the mystery: Keep searching until you've found all the hidden organs.

The Learning Twist

As you navigate through the word puzzle, don't just stop at finding the words. Take a moment to think about what each organ you find does. This mindful approach will turn your puzzle-solving into a meaningful learning experience.

Extra Tips for an Exciting Investigation:

  • Team up: Join forces with a fellow detective to double your sleuthing power.

  • Set a timer: Add a challenge by setting a time limit for solving the puzzle.

  • Reward yourself: Celebrate your success with a small treat for each organ you find.

Embrace the Joy of Learning

Remember, learning doesn't have to be a boring chore. By using fun and engaging activities like word puzzles, you can turn your studies into an enjoyable adventure. So, grab your detective hats, sharpen your minds, and set off on a journey to uncover the mysteries of the human body!

Happy learning and good luck with your IPA Matrikulasi quiz!

Rabu, 11 September 2019

Tugas Review Konten Rumah Belajar Dengan STT dan TTS

Berikut adalah hasil review dua konten rumahbelajar.id dengan menggunakan teknologi Speech To Text (STT) dan Text To Speech (TTS) untuk memenuhi tugas video conference training batch 5 yang diadakan seamolec.
Keunggulan buku ini dapat dijadikan media untuk para peserta didik dalam mempelajari materi bioteknologi khususnya di bidang pangan. Alur cerita buku ini mengalir dengan gaya bahasa yang sangat ringan dan mudah dipahami. Cerita dari buku ini dari satu judul cerita ke judul cerita lainnya sangat menarik dan runut. buku karya Nur Inayah Syar terdiri dari 10 judul mengenai berbagai jenis makanan unik hasil fermentasi. Dalam setiap judul ceritanya, pembaca diajak untuk mengenal berbagai cara dalam membuat makanan unik hasil fermentasi. Selain itu, buku ini sangat menarik untuk mengenalkan berbagai jenis makanan hasil fermentasi dari berbagai pelosok daerah di Indonesia. 
Kekurangan buku ini kurang dilengkapi gambar-gambar nyata dari berbagai jenis makanan dibuat ide ceritanya. penjelasan cara pembuatan makanan hasil fermentasi nya sebaiknya disajikan dalam bentuk infografis yang menarik sehingga dapat dipahami pembaca daripada hanya dengan kalimat. Tata letak gambar berbagai tulisannya dibuat lebih menarik lagi agar baca tidak mengalami kebosanan membaca.


Keunggulan buku modul 4 dengan judul organisasi kehidupan ini secara materi sangat runut dan sesuai dengan batasan kurikulumnya. Gambar dan ilustrasi yang menjadi penjelas pada materinya sudah sangat sesuai dengan konsep. Modul ini juga dilengkapi tugas, rangkuman materi, dan latihan soal yang sesuai konsep. Pemilihan bahasa dan istilah yang berkaitan dengan organisasi kehidupan juga sangat mudah dimengerti bagi pembacanya.
Kekurangan buku modul 4 ini dalam latihan soalnya mencirikan soal tingkatan C1 hingga C3. Belum ada soal dengan taraf tingkatan aplikasi atau C4 ke atas. Sebaiknya peserta didik juga dilatihkan menjawab soal bertaraf C4 titik rangkuman materi di akhir buku modul 4 sebaiknya dibuat dalam bentuk peta konsep agar peserta didik mengetahui isi atau garis besar materi yang akan dipelajari. Selain itu buku modul 4 ini sebaiknya disediakan kunci jawaban untuk kolom bagian penugasan seperti kunci jawaban di latihan soalnya buku modul 4 ini harusnya dilengkapi gambar nyata dari sel, jaringan, dan sistem organ.

Link review dua konten rumahbelajar.id di atas dapat dilihat di youtube di tautan ini KLIK DISINI atau kunjungi https://youtu.be/W7nzst6Okxk

Terimakasih atas seluruh pihak yang telah berperan dalam terselesaikan tugas ini.

Minggu, 16 September 2018

Latih Kejujuran dan Hidupkan Rasa Senang Melalui Ujian IPA Ular-Ularan


Pelaksanaan pekan (Senin-Jumat, 10-15/9) Ulangan Harian (UH) di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma) ditemukan ular di dalam kelasnya. Ups, ular ini bukanlah hewan yang berbisa dan mematikan tetapi hewan menyenangkan bagi siswa. UH merupakan salah satu cara tahapan evaluasi dalam proses pembelajaran untuk mengukur kompetensi suatu materi yang telah disampaikan guru ke siswa. Bukan hal yang lumrah lagi, bila dalam kegiatan evaluasi itu banyak ditemukan tindakan kecurangan yang dilakukan siswa untuk mengejar nilai. Contohnya, mencontek temannya, melihat handphone (HP) yang lolos dari pemeriksaan gurunya, dan sebagainya. Perilaku itu sebagai wujud kurangnya kesiapan siswa dalam menghadapi ulangan. Untuk itulah, dalam tahapan evaluasi harus dikemas semenarik mungkin agar perilaku negatif itu dapat berkurang bahkan tidak ada lagi.
Persiapan Alat dan Bahan dalam UH IPA Ular-Ularan
Salah satu caranya melalui inovasi evaluasi pembelajaran dengan metode ular-ularan. “Metode ini mendidik siswa untuk terbiasa bekerja sendiri dalam menjawab pertanyan yang diujikan, bertanggung jawab, lebih fokus, jujur, disiplin, lebih cepat (move on) dalam menjawab segala permasalahan (pertanyaan yang diujikan),” kata Alimmatus Firmansyah, S.Pd. Guru IPA Spemma itu menambahkan melalui inovasi kreatif dalam evaluasi pembejaran sebagai salah satu upaya menjawab tantangan kemrosotan karakter bangsa. 

Tahap 1. Sosialisasi Tata Cara UH Metode Ular-Ularan pada Siswa Kelas IX-A 
Bagaimana caranya? Seluruh siswa diinformasikan tata cara ulangan harian (evaluasi) melalui metode ular-ularan sebelum dimulai pelaksanaannya. Lalu guru menyiapkan pertanyaan yang telah ditempel di masing-masing meja (satu pertanyaan ditempel di satu meja). “Siswa bergantian masuk ke dalam kelas satu per satu melalui aba-aba bunyi peluit yang ditiup guru sesuai nomor daftar hadir siswa hingga siswa terakhir,” jelas guru berkacamata itu. Tiap siswa bergerak mengular tiap rentang waktu 25-30 detik ke tiap pertanyaan. Langkah ini bertujuan untuk melatih kecepatan, kedispilinan, dan kesungguhan terhadap segala bentuk aktivitas atau permasalahan yang dihadapi siswa. 

Tahap Pelaksanaan UH IPA Ular-Ularan (Siswa Bergerak dari Satu Meja ke Meja Lainnya. Lihat Foto di Bawahnya)
Tahap Pelaksanaan UH IPA Ular-Ularan (Siswa Bergerak dari Satu Meja ke Meja Lainnya. Lanjutan Foto di atasnya)


“Untuk melatihkan sikap jujur dan tanggung jawab pada diri siswa melalui melakukan koreksi sendiri atas jawabannya setelah menjawab seluruh pertanyaan dan mencatat hasil perolehan nilainya sendiri di daftar nilai yang telah disediakan guru,” tambah guru yang akrab dipanggil dengan pak Firman itu. Seluruh jawaban ujian tentunya diletakkan di meja yang jauh dari soal ujian dan berada dalam pengawasan guru. Begitu juga dengan daftar nilainya juga diletakkan di meja guru yang ada di dalam kelas tersebut.
Siswa Mengoreksi Sendiri Jawaban Pertanyaan UH IPA Ular-Ularan
Siswa Menuliskan Sendiri Nilai UH IPA di Daftar Nilai yang Telah Disedaiakan di Meja Penilaian

“Pastinya sangat menyenangkan dan dapat mengantisipasi siswa lain untuk mencontek jawaban siswa lainnya,” jelas Alya siswa Spemma kelas IX-A ketika selesai mengerjakan UH dengan metode ular-ularan itu. Cewek itu juga menambahkan UH kali ini sangat seru dengan siswa yang aktif bergerak seperti mengular dan sangat berbeda dengan UH biasanya siswa hanya diam saja dalam menjawab pertanyaan. “Alhamdulillah, nilaiku seratus, lho” ungkap Rafi Arya, siswa kelas IX-A mengucap syukur setelah mengkoreksi sendiri jawabannya dan menuliskan nilainya sendiri di daftar nilai siswa. “Wah, enak ya kita dapat langsung hari ini juga mengetahui hasil UH-nya,” ucap Rafa Rasqy ke siswa lain ketika menyelesaikan UH.  


Metode UH IPA Ular-Ularan dapat dapat dilihat di video melalui link Youtube berikut :





Selasa, 17 April 2018

Inovasi Evaluasi Pembelajaran Menggunakan Plickers

Plickers adalah aplikasi evaluasi pembelajaran yang berupa pilihan ganda dan menggunakan pola Card yang telah disediakan di website www.plickers.com. Aplikasi ini dapat digunakan sebagai alternatif teknik inovasi pembelajaran. Tanpa perlu keahlian programming dan networking yang tinggi, guru dapat membuatnya melalui website tersebut.
Buat yang ingin mengetahui cara menggunakannya dapat klik tautan berikut: KLIK DISINI 
Terimakasih untuk founder Samisanov IGI yang menyebarkan ilmunya sehingga tercipta laporan diklat online evaluasi pembelajaran berbasis plickers seperti yang dapat dibaca berikut : 

Inovasi Evaluasi Belajar Menggunakan Teka Teki SIlang

Kegiatan evaluasi (tes) pembelajaran dapat dilakukan pada bagian pertengahan pembelajaran atau di akhir bagian pembelajaran. Berbagai tipe evaluasi pembelajaran memiliki level berpikir yang digunakan dalam menjawab pertanyaan di dalam kegiatan evaluasi tersebut. Tipe-tipe evaluasi pembelajaran diantaranya; pilihan ganda, uraian, benar atau salah, menjodohkan, dan sebagainya. Namun, kegiatan evaluasi belum tentu mempengaruhi motivasi belajar siswa. Terkadang siswa merasa enggan menggunakan jenis evaluasi berupa uraian yang terlalu membutuhkan proses berpikir analisis. guru pun enggan menggunakan jenis evaluasi berupa pilihan ganda yang dianggap hanya memicu berpikir tingkat hafalan saja.  
Posisi kegiatan evaluasi dalam pembelajaran sangat penting karena guru harus tepat memilih tipe-tipe evaluasi. Faktor-faktor dalam pemilihan tipe evaluasi pembelajaran harus mempertimbangkan rawan ketidakjujuran siswa, instan, dan motivasi belajar siswa. Seringkali siswa mudah sekali merasa bosan dan menjemukan untuk mengerjakan kegiatan evaluasi pembelajaran yang diberikan guru. Untuk itulah, guru wajib memperhatikan faktor motivasi siswa dan memilih tipe evaluasi yang melibatkan berpikir tingkat tinggi. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi dapat dipastikan siswa itu mampu berpikir tingkat tinggi. Hal ini karena motivasi merupakan faktor yang sangat penting da;am upaya belajar sehingga timbul dorongan dari dalam individu dalam tindakannya. Motivasi dimulai dari rasa ingin melakukan sesuatu sehingga timbul target yang hendak dicapai dan alhasil upaya untuk mencapai tujuan yang berakhir dengan rasa puas.
Salah satu cara menghadirkan tipe evaluasi pembelajaran dapat dilakukan melalui Teka-Teki Silang (TTS). TTS merupakan permainan kosa kata yang mengisi berbagai ruang kosong berbentuk kotak yang berwarna putih dengan menuliskan huruf-huruf membentuk sebuah kata berdasar petunjuk atau pertanyaan yang diberikan. Petunjuknya terbagi dalam kategori mendatar dan menurun bergantung posisi kata-kata yang harus diisi. 
TTS merupakan permainan yang akrab dan telah dikenal oleh semua kalangan masyarakat. Terbukti, banyak sekali media-media baca seperti koran, majalah, tabloid yang memuat permainan ini. Secara tidak sadar, mengisi TTS telah menjadi kebiasaan secara tidak sadar dalam mengisi waktu luang dan kebiasaan positif dari semua kalangan masyarakat. Mengisi TTS dapat memicu aktivitas berfikir lalu kondisi yang terjadi saat pengisian TTS yaitu santai dan menyenangkan tapi tetap dalam kondisi belajar atau bersifat mendidik. 
TTS sangat bagus digunakan guru sebagai alat evaluasi pembelajaran. Posisi siswa dalam kondisi santai akan tetapi tetap belajar. Tidak seperti tipe evaluasi pembelajaran yang biasa digunakan yaitu bersifat menakutkan siswa. Dengan prinsip ketelitian dan kecerdikan dalam mengisi TTS, diyakini dapat memicu sikap keuletan pada diri siswa. Hal itu dapat menumbuhkan sikap keuletan siswa karena bersamaan dengan rasa senang lalu menimbulkan siswa untuk selalu bergairah dalam belajar. Siswa terkena candu belajar akibat rasa senangmya ketika belajar menggunakan TTS.
Pertanyaan evaluasi dalam bentuk TTS dapat memicu rasa penasaran siswa dan ada tantangan yang bersifat belajar. Penasaran dan tantangan dapat diperoleh ketika siswa harus berpikir intuisi memastikan jawabannya harus tepat dengan kotak yang telah tersedia. Jika belum tepat, cenderung memicu siswa untuk berpikir dan terus berpikir untuk memperoleh jawaban yang tepat dengan jumlah kotak yang tersedia. Hal ini pun dapat mengasah ketajaman berpikir siswa. 
Tipe evaluasi pembelajaran menggunakan TTS sangat membantu siswa untuk meningkatkan prestasi belajarnya. Hal ini TTS akan memicu motivasi belajar siswa yakni dengan rasa senang dan penasaran yang timbul saat bermain TTS. Selain itu, TTS dianggap siswa merupakan hal yang mengasyikan akan tetapi bermutu diterapkan dalam pembelajaran di kelas. TTS dapat menggantikan jenis evaluasi pembelajaran yang kurang memicu motivasi siswa dalam mengerjakan soal. Motivasi dianggap penting dalam upaya belajar dan pembelajaran dilihat dari segi fungsi dan nilainya atau manfaatnya karena motivasi mendorong timbulnya tingkah laku dan mempengaruhi serta mengubah tingkah laku. 
TTS yang berhasil dibuat menggunakan eclispe word. Berikut TTS pada materi bioteknologi kelas IX.  

Eclipse word dapat diunduh dengan klik tautan berikut : KLIK DISINI 
Tutorialnya dapat dilihat di tautan berikut: KLIK DISINI

Terimakasih untuk founder SAMISANOV IGI hingga tercipta laporan diklat online seperti yang dapat dilihat berikut :  

Selasa, 20 Maret 2018

Inovasi Mengajar Mitosis Melalui Komik

Mitosis merupakan salah satu sub materi dari sistem reproduksi manusia yang dipelajari siswa SMP. Materi itu cenderung abstrak dan sulit dipelajari siswa SMP. Minat membaca buku pun cenderung sangat kurang, timbul rasa malas, dan membosankan bagi siswa bila menemui istilah-istilah asing dalam belajar biologi. Untuk itu, komik adalah salah satu cara untuk mempelajari materi mitosis agar siswa SMP tertarik untuk membacanya. Pembuatan komik ini menggunakan aplikasi yang bernama COMIC LIFE. Hasil pembuatan komik Mitosis dapat diklik di tautan berikut KOMIK MITOSIS


Berikut cara membuat komik menggunakan aplikasi COMIC LIFE :
  1. Download aplikasi COMIC LIFE dengan cara klik tautan berikut KLIK DISINI 
  2. Password Rar : sotosop-tutorial.blogspot.com
  3. Instal aplikasi COMIC LIFE melalui cara sebagai berikut :
a)Ekstrak file COMIC LIFE yang telah didownload dengan menggunakan Winrar.
b) Jalankan "Setup.exe" lalu lakukan instasi hingga selesai.
c) Bila telah selesai instalasi, jangan dijalankan dahulu program aplikasi COMIC LIFE.
d) Copykan file patch.exe yang telah didownload ke direktori aplikasi COMIC LIFE yang telah terinstal tadi.
e) Bila menggunakan komputer atau laptop 32 bit terletak di C:\Program Files\plasq\Comic Life 3\ComicLife3.app\Contents\Windows tetapi bila menggunakan komputer atau laptop 64 bit: C:\Program Files (x86)\plasq\Comic Life 3\ComicLife3.app\Contents\Windows
f) Lalu klik kanan file itu kemudian pilih run as administrator 
g) Pilih Close patch itu dan mulai jalankan program palikasi COMIC LIFE.
h) Selesai dan silahkan berinovasi membuat komiknya.
Bagi yang ingin belajar tutorial COMIC LIFE 3.0 dapat mengakses dan klik tautan KLIK DISINI

Bagi yang ingin melihat videonya dapat dilihat di link youtube dan klik tautan KLIK DISINI

Bagi yang ingin memperoleh aplikasinya full (alias bukan trial) dapat memperoleh softwarenya dengan klik tautan KLIK DISINI

Berikut hasil komik biologi yang telah saya buat pada materi pembelahan mitosis.


NB: terimakasih atas motivasi, inspirasi, dan ilmunya dari grup SAMISANOV.



Jumat, 23 Februari 2018

Inovasi Evaluasi Pembelajaran Dengan WSQ

Evaluasi pembelajaran dilakukan guru untuk mengetahui keberhasilan penyampaian materi pembelajaran yang telah disampaikan guru ke peserta didik. Evaluasi hasil belajar telah berkembang ke paper less yang semula menggunakan tes pensil dan kertas. Guru dituntut memberikan variasi evaluasi pembelajaran yang tidak hanya melalui kertas dan pensil. Banyak siswa yang tertidur, bosan, tidak termotivasi karena mengerjakan evaluasi pembelajaran yang mononton dengan perolehan hasil yang sangat lama.

Untuk itu, guru perlu melakukan inovasi evaluasi pembelajaran yang salah satunya menggunakan program pembuatan quiz yang bernama Wonder Share Quiz (WSQ) Creator. Berikut dapat dilihat laporan pelatihan online hasil evaluasi pembelajaran pada materi bioteknologi di kelas IX SMP atau bisa klik ini http://gg.gg/WSQBioteknologi

Berikut hasil file SWF pembuatan quiz bioteknologi kelas IX SMP menggunakan WSQ atau KLIK DISINI .
NB: Terimakasih Samisanov dan IGI Surabaya

Kamis, 18 Januari 2018

Metode Proses Belajar Mengajar "Hunting Barcode Creatures"

Inovasi proses belajar mengajar "hunting Barcode Creatures" dilakukan pada materi klasifikasi makhluk hidup dengan tujuan pembelajaran siswa dapat menentukan kelompok (klasifikasi) makhluk hidup. Langkah-langkah pembelajaran ini menggunakan metode pembuatan barcode dengan aplikasi QR Generate dan instal aplikasi barcode scanner di playstore android. Selengkapnya laporan dapat dilihat di link ini http://gg.gg/HuntingBarcodeCreatures atau scan barcode berikut.
NB: Terimakasih untuk Samisanov